Tips cara memilih wahana internsip dokter Indonesia


Salam kasih bagi sejawat semua. Kali ini saya akan membagikan tips cara memilih wahana intership dokter indonesia. Jadi Cara pemilihan wahana dibagi dalam 3 kategori, yaitu SELEKSI LOKAL, seleksi  REGIONAL dan SELEKSI NASIONAL. Memilih wahana Internsip sebenarnya cukup mudah, hanya saja kita bersaing dalam sistem "Siapa cepat, dia dapat", maka akan menjadi sulit untuk bersaing demi mendapatkan wahana Internsip Favorit dari Teman Sejawat masing-masing apabila tidak punya trik khusus dan belum pernah mengetahui bagaimana cara atau tampilan apa yang akan muncul. Oleh karena itu kali ini saya akan, memberikan tips sederhana dan tampilan gambar langkah memilih Wahana Internsip Dokter Indonesia.




Ketentuan pemilihan wahana internship tiap batch pemilihannya akan berubah-ubah. Contoh pertaturan pada batch IV tahun 2020 yaitu kuota lokal 70%, regional 20% dan nasional 10%. Penentuannya berdasarkan Domisili kartu keluarga dari teman sejawat semua. Untuk selengkapnya, teman-teman bisa membuka ketentuan yang akan diupload oleh KIDI di laman resminya menjelang pendaftaran internship.


Tips Pertama yang teman-teman lakukan adalah, mengecek kecepatan internet dan memastikan perangkat/komputer yang anda gunakan sudah optimal. Cara pertama adalah, membuka laman speedtest.net, kemudian tunggu sampai proses finding optimal server selesai, lalu klik GO, maka akan muncul hasilnya. Yang perlu kita pastikan adalah ping-nya dibawah 20ms, untuk download dan upload sebaiknya setinggi mungkin. Sebaiknya  menggunakan komputer  yang tersambung kabel LAN, sehingga cenderung lebih stabil dibandingkan wifi, teman2 dapat menentukan sendiri tempat memilih wahana, bisa di sekolah, kantor, telkom, ataupun di warnet gaming.


Ada lagi cara yang lebih akurat untuk mengetahui kecepatan ping terkshusus dilaman internsip.kemkes.go.id, anda dapat memencet start windows, kemudian dipencarian ketikkan CMD lalu klik command promt, kemudian ketikkan ping internsip.depkes.go.id –t lalu klik enter. Ingat ya depkes, karena laman intersip sebelumnya pakai depkes jadi yang kemkes belum terbaca. Lalu lihat ping ms nya, ingat, ping semakin rendah, semakin baik.


Tips kedua adalah menyamakan jam server dengan jam pada perngkat/komputer yang kita gunakan. Jadi, Pada tampilan hari pemilihan adalah kesempatan menyamakan jam server dengan perangkat yang kita gunakan, karena apabila kita sudah login, maka tampilan jam server sudah tidak dapat kita lihat lagi. Jadi pada tampilan hari pemilihan, akan percuma bila kita mengetik memang email dan pasword kita karena pada saat tampilan waktu login, akan hilang dan kita mengisi kembali. 


Tips ketiga adalah membuat catatan prioritas wahana yang kita tuju, bisa menggunakan text document. Kemudian isikan wahana yang kita tuju, lalu copy dan saat di laman pemilihan tekan ctrl+F dan ctrl+V. Tips ini dapat kita lakukan di seleksi regional dan nasional yang sangat banyak wahananya agar kita lebih mudah menemukan wahana tersebut, atau diseleksi lokal bila wahana diprovinsi tersebut banyak yang buka, seperti pada provinsi di daerah jawa.


Tampilan pada waku login akan muncul 10 menit menjelang pemilihan, misalnya saya akan memilih pukul 10.00 waktu server, maka login akan dapat saya lakukan pukul 09.50 waktu server, dan tampilannya akan  berbeda dengan tampilan diluar waktu login tadi. Kita isi email, password dan kode verifikasi, lalu klik login. Pada tampilan seperti ini, pilih data pendaftaran lalu pendaftaran internsip, maka akan muncul tampilan sebagai berikut. 




Ketika muncul tampilan seperti ini, maka inilah waktu kita menunggu dalam kurun waktu kurang dari 10 menit. Segera siapkan tips 3 tadi dan perhatikan jam, tekan F5 atau refresh saat tepat pukul 10.00 waktu PC kita karena sudah sama dengan jam server. Maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik pilih pada wahana yang kita inginkan, kemudian akan muncul tampilan baru dan pilih cek status. 


Bila anda berhasil, tampilannya akan seperti ini. 



Bila gagal, tampilannya akan seperti ini, maka segera memilih wahana pada prioritas kita berikutnya, apabila ingin menunda untuk mengejar wahana yang sama di seleksi regional dan nasional, kita dapat segera logout.



Apabila berhasil memilih, selanjutnya klik pakta integritas. Dannn, selamat para dokter-dokter intersip, waktunya untuk mandiri dan jangan lupa berdoa, bersyukur dan belajar. Selamat menjalani program internsip, Indonesia membutuhkanmu. God Bless You all.

 

 

READ MORE

Linimasa Kuliah di Fakultas Kedokteran



“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai”

Mungkin kutipan diatas menjadi abstrak dari tulisan saya kali ini. Guys, gimana kabar kalian? Saya berharap semua dalam keadaan baik, senantiasa dalam perlindungan Tuhan. Kali ini saya akan menceritakan mengenai perjalanan kuliah saya.
            Saat dinyatakan lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, seperti yang saya ceritakan sebelumnya, Persaan saya biasa saja, ada sedihnya dan ada senangnya. Ya, gitulah sukaduka masuk FK di PTN dengan biaya selangit.
            Saat masuk di FK, kami akan menjalani masa orientasi kampus, fakultas dan jurusan. Masa orientasi kampus dan fakultas serasa biasa saja seperti orientasi pada umumnya. Tapi jauh berbeda dengan masa orientasi tingkat jurusan, atau kalau di FK UNTAD, disebut OPTIKUS (Orientasi Pengenalan tingkat Jurusan) Optikus dalam arti kedokteran adalah saraf untuk penglihatan.

Selama masa orintasi saya sering berjalan disekitaran Laboratorium anatomi, suatu ketika, saya berjalan bersama seorang teman saya, namanya “Ricky” dengan santai Saya bertanya kepada Ricky “Ricky, jadi asdos apa bagus kita nanti ee?” Ricky menjawab, “itu jo ee” sambil menunjuk sebuah Lab disamping kiri kita, Lab. Anatomi. Terus saya juga menjawab “iyo, itu jo nanti”. Dengan santainya tanpa mengetahui bahwa Menjadi Asisten Anatomi pada masa itu adalah sesuatu yang ……..ahhhhh, tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, bagi mahasiswa FK untad angkatan 2014 keatas pasti taulah.. hahaha, Asisten anatomi adalah suatu kebanggan terbesar saya selama saya kuliah di preklinik, dibandingkan ketika saya mengikuti lomba-lomba kedokteran di berbagai kota (gk sombong ya, just proud, hahaha). Oke guys, semua cerita diatas bukanlah inti dari cerita saya, hahaha.
Jadi dalam kuliah kedokteran mata kuliah dibagi bukan dalam system SKS, tetapi dalam system Blok, kami harus melewati 22 blok dan sebelum itu harus menghadapi MKDU (mata kuliah dasar umum). Pada MKDU semua hasil saya cukup baik kecuali 1 mata pelajaran yaitu Agama, tidak tahu saya apa yang menjadi penyebab agama saya dapat B+, akhirnya saya menghadap dosen dan mengulang, akhirnya naik A-, saya mengulang soalnya semua teman saya di MKDU dapat A sedangkan saya dan yudha, hanya mendapat B+.
Masuk memulai blok 1 saya mendapat nilai A, blok 2 saya mendapat nilai B- namun mengikuti make up menjadi A-… Stop. Sebelumnya saya jelaskan dulu ya, system penilaian dikedokteran khusunya blok, 100% murni hasil ujian praktikum, tutorial dan ujian blok. 1 blok berlangsung selama 6 minggu, dan minggu ke 6 adalah ujian. Ujian blok dilaksanakan dengan system komputer dimana ujiannya PG dan hasilnya langsung dapat kita lihat setelah memencet finish pada ujian. Jadi Nilai dikedokteran memang murni ya guys tanpa dipengaruhi hubungan kekerabatan dengan dosen, jadi meskipun punya masalah kedosen, tapi ujian jawabnya bagus, ya udah itu nilai kamu, sangat objektif. Lanjut lagi, Di blok 2 saya mengikuti make up dengan bayar 210 rb akhirnya nilai naik. Setelah itu saya berpikir apabila disetiap blok saya harus mengulang dan membayar 210rb x 22 blok wah kacau nih, udah masuk mahal bingit didalam masih mahal pula, jadi harus belajar giat. Hari-hari saya lewati dengan belajar dari text book dasar seperti Sherwood edisi 8, Junquierra, Robbins Patologi, dan “The Legend” SOBOTTA. Selama Kuliah saya hanya pelajari buku itu saja, nanti mendekati ujian baru kebut baca kuliah dari dokter.
Banyak motivasi dari senior saya terutama Kakak-kakak LoG (Lamb Of God) angkatan 2012 yang meraih prestasi-prestasi yang baik, dan dalam diri saya, saya tekadkan buat bisa sama degan mereka bahkan bisa lebih dari mereka. Wajarlah ya, maba itu biasa sialau dengan kepintaran senior. Untuk mencapai semuanya itu, kita saling merangkul tetapi juga bersaing dengan teman untuk mencapainya, karna hal tersebut menjadi motivasi buat terus belajar jika kita punya saingan atau dalam proses perlombaan. Dalam perjalanan, saya selalu percaya Tuhan akan mengangkat saya menjadi kepala dan bukan ekor, saya akan tetap naik dan bukan turun.
Blok demi blok saya lalui dengan berbagai suka duka, dan penyertaan Tuhan, tibalah saat dimana kami selesai dan di Yudisium, meskipun mungkin tak nampak, tetapi jujur dalam diri saya timbul kebanggaan dan syukur. Saya berhasil menjadi mahasiswa terbaik tingkat fakultas pada Wisuda UNTAD 92, dan menjadi pembaca janji dokter muda saat acara yudisium.
Setiap kali hendak ujian, dalam doa saya selalu ada kata saya percaya Tuhan akan mengangkat saya menjadi kepala dan bukan ekor, saya akan tetap naik dan bukan turun, berikan saya hasil yang sesuai dengan usaha saya, untuk setiap hasil yang Engkau berikan buat saya selalu bersyukur dan bila Engkau mengizinkan saya mendapat nilai yang baik, cabutlah kesombongan dari diri saya ya Tuhan.
Semua hal yang saya dapat capai semua karena Tuhan. Terimakasih buat Keluarga dan Phalanx yang menjadi teman dalam masa sulit dan senang. Thanks All



READ MORE

Oh, holy night, the stars are brightly shining
It is the night of our dear Savior's birth
Long lay the world in sin and error, pining
Till He appeared and the soul felt it's worth

A thrill of hope, the weary world rejoices
For yonder breaks a new and glorious morn'
Fall on your knees, oh, hear the Angels' voices
Oh, night divine, oh, night when Christ was born
Oh, night divine, oh, night, oh night divine



Feliz NavidadFeliz NavidadFeliz NavidadFeliz NavidadProspero Ano y Felicidad.

Feliz NavidadFeliz NavidadFeliz NavidadProspero Ano y Felicidad.
I wanna wish you a Merry Christmas
I wanna wish you a Merry Christmas
I wanna wish you a Merry Christmas
From the bottom of my heart.


Merry Christmas 2017
READ MORE

GIMSCO 2017 - Apa yang salah?


GIMSCO adalah lomba anatomi antar Univ. se-Indonesia, ini kali ke2 sy mengikutinya, tahun kemarin bersyukur Tuhan beri semifinal, tahun ini tidak, padahal kalo dibilang, tahun ini saya siap 85%, tahun kemarin 60% aja, selama 1 tahun sy target masuk final, pastinya lah ya, meningkat dari tahun kemarin. Cerita yang mungkin gk layak dibaca ya, 1 tahun ini sy belajar anatomi,  ketika temen2 mau ujian praktikum atau blok ataupun ujian2 lainnya saya pulang kampus pasti belajar anatomi dlu 1-2 jam, terus belajar untuk kuliah saya, alhasil kuliah saya sedikit koyak,  Tuhan gk jahat ya, anatomi saya dikampus selalu dibuat berhasil, saya selalu menguji pemahaman saya dengan ngajar adik2 di-Lab, saya berusaha ajar sesuai target GIMSCO yang mungkin adik2 terutama angk. 2016 merasa ini kakak sombong banget, tapi jujur ini agar kalian tidak bodoh seperti saya, ilmu anatomi kita semakin lama semakin turun saya mau ajarkan kalian seperti apa yang seior2 kita pelajari dlu ketika mereka diajar langsung oleh dosen anatomi FK UGM. Iilmu anatomi itu luas dan keren untuk dimengerti hingga detil.
Saya selalu angkuh, setiap mau  tutorial atau apa saja, sy cukup belajar anatomi dan sisanya saya "konga" *bahasa palu yang artinya "bercerita bebas". Tapi waktu sy ikut kegiatannya, peraturan banyak berubah, sebelum ujian, mungkin ini doa saya yang "gila", saya memohon kepada Tuhan dengan sangat memelas “izinkan saya untuk lolos Tuhan, engkau tahu usaha saya”, sebelum pergi kegiatan saya bilang sama Tuhan, saya akan aktif di gereja setelah kegiatan ini Tuhan, karena selam 1 tahun ini beban di hidup saya cuman ini, saya batasi seluruh kegiatan sy agar selalu ada waktu belajar anatomi. Ketika semangat mulai turun saya dengar lagi rekaman pertandingan final untuk membakar lagi semangat itu.

Mendekati hari sy review semua yang saya pelajari tapi tetap saya saya masih merasa 85% kesiapan saya. Kegiatan pun tiba, ternyata hasil saya jauh dari harapan, semifinal sj; tidak. Saya sangan jengkel serius, tapi ketika diliatkan nilai saya, jengkel saya berkurang 10%, mungkin tiap tulisan salah kali, juara 1 aja, nilainya -16 dan 0 saya -17 dan -3, dipikir2 mending ga jawab, entah bagaimana penilain pihan anatomi UGM, saya udh tulis bahasa latin + bahas inggris lagi supaya tak salah, soalnya tahun ini hanya bahsa tersebut yg dapat digunakan, ex. V. Portae Hepats, gk boleh V. Porta Hepatica, sy pikir2 lagi apakah karena tulisan saya jelek?

Lebih dari itu semua sampai saat ini 22 Nov 2017 saya masih jengkel, saya belum fokus kembali kekuliah saya, kemarin saya gk makan nasi, cuman pagi, sy cuman beli es krim banyak dan coklat supaya sy bisa legowo, ini pengalaman yg sangat sakit saya, meskipun kegiatan IMO di medan  kemarin juga rank turun dari 15 ke 27, tapi kali ini lebih menyakitkan, karna persiapan sy lebih matang. Kadang-kadang saya berpikir “ketika saya persiapan lebih matang, kenapa saya pencapaian makin turun”. Ataukah karena ke-angkuhan saya menelantarkan pelajaran lain sehingga Tuhan balas begini? Doakan sj ya, supaya saya tidak berhenti belajar anatomi dan supaya saya tidak terus-terus marah sama Tuhan.
READ MORE

Jangan Sepelekan Mendengkur

Mendengkur atau ngorok adalah suara napas saat tidur. Mendengkur terbagi atas 2, yaitu; Mendengkur Normal (Snoring) dan Mendengkur tidak Normal (Obstructive Sleep Apnea). Obstructive Sleep Apnea yang disingkat OSA dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, bahkan kematian .mendadak. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyakit ini. Oleh karena itu, ayo kita kenali tanda dan gejala OSA dengan menyaksikan video ini.

https://youtu.be/lNBMBM9Zbv4  (Only 4 minutes)


INGAT!!!
Mendengkur? Jangan disepelekan
READ MORE

Dari Kemungkinan menjadi Kenyataan


Keesokan harinya, kami dikumpulkan lagi di auditorium FK UGM, untuk menyaksikan pengumuman 25 tim yang berhak masuk ke semifinal. Sangat gugup karena pengumuman disampaikan melalui video dan puji Tuhan saya dan kak Adi berkesempatan Tembus semifinal dan tim A kak Putsol dan kak Chesy kurang beruntung, karena nilainya tipis untuk tembus semifinal, hanya butuh beberapa pint saja, silahkan lihat dinalinya digambar di bawah ini.

Cerita sebelumnya, buka GIMSCO 2016.
Inilah nilai 60 tim dan yang berhasil kesemifinal adalah 25 tim teratas.
Kami GIMSCO 058 sedangkan kak Putsol dan kak Chesy adalah GIMSCO 057

Ini adaah suasana Breefing sebelum mengikuti LCT dibabak Semifinal.

Babak semifinal dibagi menjadi 5 grup yang masing masing grup berjumlah 5 Tim yang menghadapi soal dalam sistem LCT yang terdiri dari soal wajib, soal rebutan, dan soal lemparan. Semua perintah menjawab dan soal - soal dituliskan dalam bahasa Inggris. Pada babak ini kami diundi dan akhirnya kami setim dengan UNDIP, UNHAS, UNSOED, dan juga UNAIR. Waww keempat FK unggul di Indonesia, apalagi UNDIP yang selalu memenangkan GIMSCO di setiap tahunnya. Nyali semakin kecil karena dari tiap group hanya 1 tim yang berhak melaju ke-Grand Final, apalagi pas tahu bahwa UNDIP yang segrup dengan kami, namanya Surya adalah Juara III pada Gimsco 2015, kak adi yang memberitahukannya kepada saya.

Akhirnya lomba dimulai, menghadapi soal demi soal, intinya kami boleh dikatakan sedikit lebih unggul, meskipun kalau berdasarkan nilai kami urutan ke 3 dalam grup, namun kami kalah bukan karena tidak menjawab terutama kami kalah karena saya yang selalu menjawab meskipun tak tahu jawabannya, tetapi cukup senang karena ada beberapa sooal yang saya bisa jawab meskipun bloknya saya belum lewati, dan saya senang juga, dibabak rebutan, saya bisa jawab soal seperti fascia denonvillier yang juga bloknya saya belum lewati, wkwkwk, (sombong), saya jadi agresif begini karena diawal saya dan kak adi tampak kalem dan tidak berani menjawab soal, ternyata sudah itu jawabannya, juga pas babak rebutan ada soal yang saya sudah jawab kemudian saya minta pendapat kak adi, dan kalah diluan pencet bel dengan UNDIP dan jawabannya itu sama dengan yang saya ucapkan ke kak adi, dan juga karna sudah sering salah saya diminta oleh kak adi kalo yakin saja baru jawab, dan tak usah minta persetujuaanya, yayaya, karena jumlah poin akan bertambah jika benar dan berkurang dengan jumlah poin yang sama jika salah, meskipun setiap soal berbeda poinnya, tergantung pada tingkat kesulitan soal, berkisar 10-90 poin. 4 tim dalam grup selain undip cukup ketat bersaingnya, namun UNDIP sendiri yang memperoleh poin tinggi dan jauh dari kami.

Suasana sebelum masuk keruang LCT dibabak Semifinal


Suasana LCT dibabak Semifinal

After LCT session, kami berfoto bersama, dengan semua peserta dan juri,
 ada dr. Santoso, dosen senior kami di UNTAD, karena FK UNTAD adalah binaaan FK UGM

Setelah babak semifinal selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan acara pengakraban. Acara ini bertujuan untuk lebih menyatukan para peserta. Rangkaian acara ini tidak hanya mengutamakan persaingan saja, tetapi peserta juga diajak untuk mengamalkan nilai-nilai persahabatan dan kekeluargaan.

Setelah gagal ke final, kami menuju ke auditorium lagi, sedangkan yang lolos, langsung menghadapi tentamen lagi, dan kami diberi kesampatan menyaksikan babak final yaitu nomina anatomica, persentasi dan LCT lagi. Sangat seru diFinal, terutama susun puzzle dan main tebak-tebakan kayak di eat bulaga itu looh, hahha, banyak sekali motivasi yang saya bisa petik dan saya tahu kekurangan-kekurangan saya.

Malamnya diadakan Gala dinner dan kami menikmati makanan dari tiap daerah peserta GIMSCO, ada yang menarik, saya makan kue toraja deppa tori’ karena ada anak UNHAS yang membawanya. Sangat unik menurut saya, makan kue ini di Yogjakarta, berhubung saya orang Toraja.


Berfoto bersama bersama LO kami; Ori pada Gala Dinner

Pada hari keempat diadakan seminar internasional ber-SKP dengan tema urology. Topik yang diangkat dalam seminar internasional ini akan disampaikan oleh pemateri yang profesional dalam bidangnya dan dilanjutkan dengan diskusi peserta. Seluruh peserta GIMSCO 2016 wajib untuk mengikuti acara seminar ini. Setelah itu kami mendengarkan pengumuman Juara. Juara 1 adalah UNDIP yang segrup dengan kami disemifinal, juara 2,3, dan 4 adalah ULM (Lambung mangkurat) dan juara 5 adalah UNAIR. Waw takjub melihat anak ULM, mereka berjuang keras, saya salut akan mereka, saya juga salut terhadap anak UNDIP, terutama surya yang organisator tetapi bisa menjadi juara 1 di GIMSCO 2016 ini, apalagi saya lihat sekarang dia mencalonkan jadi ketua BEM FK UNDIP, mantap kali kau nak, semoga saya bisa seperti itu. Intinya, organisasi bukan halangan untuk menjadi seorang nerd atupun meraih kesuksesan dibidang olimpiade, gunakan waktu sebaik-baiknya, tetapi jangan lupakan pekerjaan yang lainnya.

“Diatas langit masih ada langit sob”, ya memang betul, tapi itu bukan alasan untuk kita menghentikan perjuangan kita,  beruntung saya masih punya kesempatan untuk bertarung di GIMSCO 2017, tetap saja saya harus menaruh target dan harapan agar saya memiliki semangat untuk belajar, jangan salahkan cita-cita anda ketika anda tak berhasi meraihnya, tapi salahkan diri anda bila bercita-cita tapi tak berusaha untuk mendapatkannya, yayaya.. gitu aja sob.

Selesai lomba kami dibagikan serifikat dan kami hendak pulang, tetapi kami membelokkan stir kami, kami tak kembali kepalu dulu, tapi kami sempatkan berkunjung kerumah keluarga kak Putsol disolo, kami naik kereta dari stasiun …. Kami naik yang executive karena malas antri panas-panasan untuk pesan tiket dan berlama-lama, akhirnya saya merasakan pertama kali naik kereta. Saya sangat menikmati perjalanan melihat pulau jawa yang waww, indahnya luar biasa, ketal adatnya kayak di film-film pemandangannya. Tiba disolo di stasiun yang saya nyanyikan lagunya waktu kecil, yaitu Stasiun Balapan, akhirnya pernah juga kesini. Di solo, kami menginap di rumah kak Putsol kami jalan ke mall, nonton cado-cado juga, jalan kaki ke Gramedia, makan di angkringan yang melantai, makan di Rumah makan Koream, kekeraton solo dan masih banyak lagi, karena kami  3 hari 2 malam berada di solo, sebelum kami kembali kepalu menghadapi pelajaran kami yang banyak kami tinggalkan. Masih banyak lagi deh, saya juga akrab dengan adik keponakan kak putsol lihat aja fotonya, gak mau lepas dari gendomganku kwkwkw, juga kalau bangun pagi bermain bersam dengan anak-anak kecil di kompleks, hahah, semua sangat berkesan dan indah, dan sekali lagi, biarlah gambar yang menceritakannya.


Foto diatas adalah foto saat di Keraton Solo

Nah, kalo ini foto saat makan di RM Korea

Thank God, thanks papa mama adik-adik yang selama 10 hari membiarkan saya hanya belajar dirumah tanpa memberikan banyak pekerjaan-pekerjaan rumah yang mengganggagu waktu saya, thanks kak Adi, kak Putsol dan kak Cesy yang mendampingi dan menuntun adikmu ini belajar hahah, thanks buat department Anatomi Untad yang mefasilitasi pendelegasian kami baik dukungan dana pendaftaran, dll, juga dekanat yang membayarkan uang tiket kami.

Satu quote milik Mahatma Gandhi saya jadikan pedoman untuk GIMSCO 2017; “Berlakulah seakan engkau akan mati besok, dan belajarlah seakan engkau akan hidup untuk selama-lamanya”, so! Tak ada yang mustahil guys, belajar dan berdoa, andalkan Tuhan dalam setiap usahamu.

Cerita sebelumnya, buka GIMSCO 2016.
READ MORE